Sore itu hujan, entah karena langit yang sedang muram atau awan yang sedang temaram, aku tak terlalu menghiraukan karena saat itu seluruh perhatianku tertuju pada dua bola mata nan indah dan kemudian betah.

Bertahun-tahun ku belajar Bahasa Indonesia namun tak satupun kata yang ku temukan untuk mengawali percakapan. Ribuan kosa kata yang aku miliki seakan lenyap begitu saja, aku seakan tak berdaya karena aku hanya berjarak 70 cm dari pusat semesta.

Aku memilih duduk saling berhadapan, agar aku bisa lebih mudah mengingat setiap lengkungan senyum yang kau kembangkan, setiap kata yang kau ucapkan, dan binar mata yang kau pancarkan.

Aku lupa siapa yang memulai pembicaraan karena saat itu semua fokusku terkagum pada bias tawa yang kemudian hilang dan tenggelam .

Aku bergulat dengan diriku sendiri berharap bukan karena kecantikan fisik hati ini tertambat, namun apa daya hati ini mati-matian menolak.

Pikirku saat ini aku hanya bisa pasrah, apalah aku ini, hanyalah debu angkasa diantara ribuan bintang benderang yang bertaburan disekelilingmu.

Aku tidak mau menjadi pungguk yang merindukan bulan, menjadi debu angkasa yang pernah merasakan nyamannya atmosfirmu saja itu sudah cukup.

Kali ini aku KALAH melawan diriku sendiri, kalah dalam penyangkalan kalau hati ini tidak akan jatuh begitu saja, namun satu hal yang pasti, selama hidup merasa kalah tidak pernah sebahagia ini.

 

Data spasial bisa berada dimanapun. Selain bisa kita kumpulkan sendiri, data spasial juga ada di televisi, peta, koran, ataupun di dalam layar komputer.

Di kalangan para pengembang di lingkungan geospasial, nama open source software R cukup dikenal dan populer untuk mengolah data spasial. Selain dimanfaatkan untuk analisis data, R juga bisa dimanfaatkan untuk mengimple- mentasikan teknik geoprocessing pada data spasial yang sedang diteliti atau dikembangkan.

R adalah bahasa pemrograman dan lingkungan perangkat lunak untuk analisis data dan statistika. R digunakan hampir di setiap area yang statistika atau analisis data dibutuhkan, seperti keuangan, pemasaran, data mining, dan ilmu sosial. R dibuat pada awal tahun 1990 oleh Ross Ihaka dan Robert Gentleman berdasarkan bahasa S, yang dikembangkan di Laboratorium Bell pada tahun 1970 oleh John Chambers (Cotton 2013). Pada R terdapat class dan method, class menspesifikasikan struktur dari data spasial dan bagaimana data spasial disimpan, sedangkan method merupakan fungsi yang digunakan untuk mengolah data class. Dalam beberapa tahun terakhir paket untuk mengolah dan menganalisis data spasial di R terus bertambah. Beberapa paket tersebut di antaranya adalah, MapTools, PBSmapping, rgdal, dan Shiny.

 

Rio Febrian – Maafkan Chord

Posted by: SEPTIANSYAH in Chord, Musik No Comments »

A                          D
Kasih Sudah ku akui

E                               A
Semua salahku padamu

Fm                        Bm
Beri aku kesempatan

D                                               E
Untuk buktikan cinta setia padamu lagi

Reff :

A                                     D
Oh… Maaf.. Maafkan dirikuu

Fm                                               E
Yang telah membuat hatimu terluka

A
Hanya kau cintaku

D                        Fm
Ku tak pernah fikir, tuk pergi darimu

D   E         Dm
Walau hanya sekejap saja

D
Kan ku peluk dirimu

Gm                      Cm
Takkan kulepas lagi

Bm
Kan ku hapus lukamu

D                     Dm
Akhiri semua ini

E
Hanya untukmu

A                                  D
ohh janjiku janjiku padamu

Fm                           D
Tuk mencintaimu sekali dalam hidupku

E                   A                               D
Kasihku dengarkan hanya kau yang bisa

Fm
Temai hidup ini

Bm                    D
Sampai akhir usia kita

Gunung Halimun Salak

Posted by: SEPTIANSYAH in Liburan 2 Comments »

Hari minggu tepatnya tanggal 16 November 2014 gw sama temen-temen berencana buat maen ke curug, tapi ya masih bingung mau pergi ke curug yang mana. Nah yang bikin kita lama mutusin itu karena beberapa pilihan curug yang akan kita datengin itu ‘katanya’ tempatnya keren-keren, kaya curug Cikaracak di daerah Cisalopa, Curug Nangka di daerah Ciapus, Curug Pelangi di daerah Cihideung, dan masih banyak lagi.

Setelah beberapa jam berdiskusi dengan memperhitungkan budget, waktu sama cuaca juga akhirnya kita mutusin buat pergi ke Taman Wisata Gunung Halimun Salak, atau yang lebih dikenal dengan Javana Spa di daerah Cidahu kabupaten Sukabumi. Jaraknya sih numayan jauh, kalo dari Bogor kota sekitar 50km-an (kalo ga percaya itung sendiri), bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 90 menit. Sebenernya kita berempat juga ga tau jalan, cuma bermodal google map sama sopan-santun buat tanya sana sini :D. Eh kita berempat tu maksudnya gw sama tiga temen gw, cowok semua soalnya jomblo semua, #eh :(.

Setelah semua persiapan selesai, kita berangkat jam setengah dua belas, barang yang dibawa sih ga banyak-banyak amat, cuma beberapa cemilan, air putih, obat obatan sama baju ganti, engga lupa sunblock, terus koyo, terus sabun muka, handbody, masker, powerbank, baju tidur, ijazah, sama toga, haaa becanda deng, ini garing ga sih? please jangan di close dulu :(.

Sepanjang perjalanan, kita disuguhin pemandangan indah banget yang merupakan anugrah dari Allah SWT buat manusia, kontur jalan perbukitan membuat sawah sama perkebunan warga seperti lautan yang berwana hijau, ditambah lagi persawahan yang menggunakan sistem terasering membuat pemandangan sekitar jadi keren banget. Akhirnya setelah 60 menit, kita sampai juga di pintu masuk gunung Halimun, di bawah ini adalah penampakannya.

 

Javanaspa, gunung salak, cidahu, curug, sukabumi

Pintu masuk Taman Wisata Gunung Halimun

Liburan, javanaspa, curug, cidahu, sukabumi, air terjun, salak

Pintu masuk Taman Wisata Gunung Halimun Salak

Tiket masuk ke taman wisata ini harganya cukup terjangkau, untuk satu orang dikenai biaya Rp 5000 dan untuk kendaraan roda dua dikenai biaya yang sama yaitu Rp 5000. Cukup murah lah yah kalo dibandingin dengan apa yang kita dapatkan disana, selain air terjun kita juga bisa pergi ke kawah gunung salak, tetapi jaraknya cukup jauh dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam jalan kaki. Selain objek wisata air terjun, taman wisata ini juga mempunyai fasilitas seperti tempat untuk perkemahan dan outbond.

Dari tempat parkir, kita haru jalan kaki lagi sekitar 1km dengan trek jalan setapak naik turun bukit. Diperjalanan, kita bertemu dengan dua orang cewe cantik yang kalo kata gw nyalinya cukup gede buat main ke curug berdua doang, dengan sedikit basa-basi busuk, dan sok-sok mau nganterin ke tempat tujuan, padahal kita juga baru pertama kali, akrablah kita, heee.

 

Liburan, javanaspa, curug, cidahu, sukabumi, air terjun, salak

Temen nemu dijalan

Ini beberapa foto diperjalanan

Liburan, javanaspa, curug, cidahu, sukabumi, air terjun, salak

Gunung Halimun

Liburan, javanaspa, curug, cidahu, sukabumi, air terjun, salak

Perjalanan ke Curug Cidahu

dan engga lupa buat selfie 😀

Liburan, javanaspa, curug, cidahu, sukabumi, air terjun, salak

Selfie di jalan

Dan akhirnya setelah naik turun bukit sampailah kita ke air terjunnya

Liburan, javanaspa, curug, cidahu, sukabumi, air terjun, sala

Penampakan Air Terjun

 

Liburan, javanaspa, curug, cidahu, sukabumi, air terjun, sala

Yuhuuu

Liburan, javanaspa, curug, cidahu, sukabumi, air terjun, sala

Selfie Lagi

Liburan, javanaspa, curug, cidahu, sukabumi, air terjun, sala

Haaa

 

Overall semua rasa cape gara-gara naik turun bukit kebayar deh sama indahnya curug ini, ditambah lagi dengan airnya yang dingin dan udaranya yang sejuk, pokoknya ga rugi deh.
Thanks for reading, happy vacation 😀